Tolak Dosa, Turuti Allah | Toni Silaban & Felina Sinaga
Tolak Dosa, Turuti Allah | Toni Silaban & Felina Sinaga
(Mazmur 1:1-3)
Berbahagialah orang
1.yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik,
2.Yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan
3.Yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
tetapi
yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
__________________
Penjelasan:
Diawali dari kata " Berbahagia". Orang yang Berbahagia yang dimaksud adalah:
1. Orang yang Tidak melakukan Dosa
Perhatikan keiga kata kerja ini. Orang yang tidak
Berjalan........ , Berdiri ........., Duduk........,
Satuhal yg perlu Kita ketahui adalah bahwa Dalam Ketiga kata kerja ini Diwali dengan kata "tidak". Itu menunjukkan bahwa Kita tidak boleh melakukan baik itu Berjalan , berdiri, duduk utk kegiatan yg berkaitan dgn dosa. Krn jelas dalam Ketiga kata kerja ini merujuk pada pekerjaan/ tindakan yg berujung pada Dosa.
2. Jangan membiasakan dosa Ada dalam diri saudara
Kalau Kita melihat Ketiga kata kerja ini yakni Berjalan, berdiri, duduk adalah kegiatan yg Kita lakukan sehari- hari, bahkan Ketiga kata kerja ini selalu kita lakukan setiap Hari. Oleh karena pemazmur bermaksud supaya Kita memperhatikan Kehidupan Kita sehari- hari. Jangan gara- gara Kita sudah biasa Kita lakukan akhirnya lalai dengan itu, dan disitulah Iblis akan masuk dalam diri Kita.
3. Dosa diawali dari hal- Hal sederhana.
Kalau ditinjau dari ilmu komunikasi, Berkomunikasi dengan posisi duduk adalah komunikasi yang intensif, kalau berdiri cukup intensif, Dan Berjalan adalah kurang intensif . Nah kalau Kita lihat bagian ini justru diawali dengan kata kerja Yang kurang intensif. Kalau dikaitkan dengan kata kerja ini dengan komunikasi/ relasi dengan dosa, dosa diawali dengan hal- Hal sederhana Dan merujuk pada yang serius. Oleh karena itu, pekalah terhadap Dosa sekalipun itu sesederahana mungkin.
Oleh sebab itu pemazmur memakai kata "Tetapi". Karena "tetapi" menunjukkan sebuah perbedaan dengan kalimat sebelumnya. Tetapi yang dimaksud adalah, tetapi yg merenungkan Firman Tuhan Siang Dan malam ( bergaul dengan Firman Tuhan) bukan dengan orang yang Fasik, dll. Dan ayat 3 diakiri dengan keberhasilan.
Jadi, kesimpulannya adalah Orang yang bahagia adalah Orang yang Menolak dosa Dan menuruti Firman Allah, Dan akan berujung pada keberhasilan.
Amin.
Comments
Post a Comment